SEKILAS INFO
  • 1 tahun yang lalu / “Barangsiapa yang Allah menginginkan kebaikan baginya, maka akan dipahamkan akan agamanya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
WAKTU :

Misteri Waktu Hari Kiamat dan 3 Golongan yang Berbeda

Terbit 13 Maret 2022 | Oleh : admin | Kategori : Tausyah
Misteri Waktu Hari Kiamat dan 3 Golongan yang Berbeda
Kiamat adalah hari ketika makhluk dibangkitkan untuk mendapat hisab

Segala sesuatu yang Allah ﷻ ciptakan pastilah memiliki hikmah. Hanya manusia yang mau merenungkan ayat-ayat Allah ﷻ yang akan menangkap hikmah tersebut.

Allah ﷻ berfirman dalam surat Ad Dukhan tentang kebenaran Allah ﷻ menciptakan semesta alam sebagi berikut:

وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main.” (QS Ad Dukhan ayat 38).

Pendakwah yang juga pimpinan Askar Kauny, Ustadz Bobby Herwibowo menjelaskan bahwa dalam ayat tersebut Allah ﷻ menegaskan bahwa segala yang Allah ﷻ ciptakan bukan bermain-main, melainkan terdapat hikmah di balik segala ciptaanNya. Allah ﷻ berfirman:

مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

“Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS Ad Dukhan ayat 39).

Menurut Ustadz Bobby, Allah SWT menciptakan langit dan bumi dengan haq. Allah ﷻ mengatur sistem peredaran siang dan malam sehingga manusia dan makhluk lainnya dapat memetik pelajaran.

“Malam yang kita lalui untuk beristirahat bayangkan nikmat dan indahnya. Kalau Allah ﷻ main-main, dibuat malam terus. Bawaannya malam, dingin, tidak ada aktivitas. Sebaliknya kalau terus-terusan siang, kapan kita bisa istirahat atau tidur. Namun kebanyakan manusia tidak mengetahui,” kata ustaz Bobby dalam Tadabbur Alquran Pekanan yang dilakukan secara virtual pada Jumat (4/3/2022).

Ustadz Bobby mengatakan kematian juga merupakan salah satu peristiwa yang haq. Kedatangannya pasti terhadap setiap makhluk.

Meski begitu banyak manusia lalai bahkan mengingkari tentang peristiwa kematian dan segala apa yang terjadi setelah kematian itu terjadi.

Selain dari kematian, ada juga kiamat yang juga pasti terjadinya. Meski begitu tak satupun yang mengetahui kapan terjadinya kecuali Allah SWT.

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ

“Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya.” (QS Ad Dukhan ayat 40).

Ustadz Bobby menjelaskan pada hari kiamat nanti, manusia akan terbagi menjadi tiga kelompok. Pertama, yakni kelompok as-sabiqun as-sabiqun yakni orang-orang bertakwa yang senantiasa berlomba-lomba dalam rangka taat kepada Allah SWT.

Kelompok ini kebanyakan dari orang-orang beriman terdahulu, dan hanya sedikit dari golongan orang-orang yang hidup di akhir zaman.

Kedua, yakni kelompok ashabul yamin atau ashabul maimanah. Orang-orang ini adalah mereka yang beriman, saleh dan saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran. Kedua kelompok ini adalah orang-orang yang akan masuk ke dalam surga.

Ketiga, kelompok Ashabus Syimal yakni orang-orang yang celaka dan menerima catatan amal dari kiri atau dari belakang punggung. Kelompok ini akan dimasukkan ke dalam neraka.

Lebih lanjut Ustadz Bobby mengatakan pada hari kiamat setiap manusia akan sibuk mempertanggungjawabkan amalnya masing-masing. Sebagaimana Allah ﷻ berfirman:

يَوْمَ لَا يُغْنِي مَوْلًى عَنْ مَوْلًى شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ

“Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan.” (QS Ad Dukhan ayat 41).

Ustadz Bobby menjelaskan pada saat kiamat setiap orang akan lupa pada sanak familinya. Sebab mereka panik dengan urusan mereka yakni mencari keselamatan.

Kendati demikian tidak setiap orang akan mendapat pertolongan pada hari kiamat. Hanya orang-orang yang bertakwa yang akan mendapatkan pertolongan Allah ﷻ.

إِلَّا مَنْ رَحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

“Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Mahapenyayang.” (QS Ad Dukhan ayat 42)

SebelumnyaMelihat Peristiwa Isra’ Mi’raj Rasulullah dengan Teori Sains Modern SesudahnyaLima Keistimewaan Ash-Suffah Menurut Ahmad Musthafa Al-Maraghi

Tausiyah Lainnya