SEKILAS INFO
  • 11 bulan yang lalu / “Barangsiapa yang Allah menginginkan kebaikan baginya, maka akan dipahamkan akan agamanya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
WAKTU :

7 Perkara yang Memudahkan dan Melancarkan Rezeki

Terbit 16 Desember 2021 | Oleh : admin | Kategori : Tausyah
7 Perkara yang Memudahkan dan Melancarkan Rezeki
Rezeki merupakan rahasia dan ketentuan Allah SWT

Semua orang tentu mau rezekinya berlimpah. Rezeki ini umumnya diartikan banyak orang sebagai uang. Namun sejatinya rezeki bukan semata-mata uang.

Anak Anda adalah rezeki, kesehatan Anda itu rezeki. Persahabatan yang baik pun rezeki, dan masih banyak lagi macam rezeki.

Meski begitu, banyak orang tidak menyadarinya, sehingga mereka berusaha memperoleh rezeki berupa penghasilan yang berlimpah dan berkah. Allah ﷻ berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Mahaopengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.” (QS Nuh ayat 10-12)

Dalam Islam terdapat cara yang dapat membantu seorang Muslim agar diberi rezeki yang berlimpah dan berkah oleh Allah ﷻ.

Pertama, mendekatkan diri kepada Allah ﷻ dengan menjalankan perintah-Nya, menjauhi perbuatan maksiat dan haram serta berbagai hal yang membuat Allah ﷻ murka.

Kedua, bertawakal atau berserah diri kepada Allah ﷻ dalam segala urusan, baik hal kecil maupun besar, sambil tetap berikhtiar dengan rajin dan tekun.

Ketiga, memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah kita perbuat. Minta ampunan kepada Allah ﷻ dengan tulus dan bersungguh-sungguh, serta memantapkan diri untuk tidak mengulanginya.

Keempat, jaga silaturahim, baik dengan keluarga, kerabat maupun sahabat. Tanyakan bagaimana keadaan mereka, karena ini adalah pintu rezeki dan keberkahan.

Kelima, membiasakan lisan mengucapkan ungkapan-ungkapan rasa syukur kepada Allah ﷻ atas nikmat yang tiada habisnya.

Keenam, yaitu bersedekah, karena sedekah sejatinya membawa segala kebaikan. Maka perbanyak sedekah sehingga akan mendapat apa yang kita harapkan. Bersedekahlah meski sedikit.

Ketujuh, menafkahi penuntut ilmu. Hal ini sebagaimana yang dikisakan Anas bin Malik RA berikut ini, dia berkata:

أن أخوَينِ على عهدِ النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ كان يحترفُ أحدُهما والآخرُ يلزمُ النبيَّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ، فشكا المحترفُ أخاهُ إلى النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ، فقال النبيُّ : لعلك تُرزقُ بهِ

”Dulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah  ﷺ. Salah seorang menuntut ilmu pada majelis Rasulullah  ﷺ, sedangkan yang lainnya bekerja.

Lalu saudaranya yang bekerja itu mengadu kepada Rasulullah  ﷺ (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu). Maka Nabi  ﷺ bersabda, ”Mudah-mudahan engkau diberi rezeki dengan sebab dia.” (HR Tirmidzi).

SebelumnyaHadits Rasulullah Mengenai Bilangan Wudhu dan Batasnya SesudahnyaAlasan Islam Tekankan Bekerja Profesional dan 4 Cara Hindari Malas

Tausiyah Lainnya